Jeruk

Monday, 10 November 2014

Luas Neraka

Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi s.a.w.: ``Mengapa aku melihat kau berubah muka?`` Jawabnya: ``Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya.``  Lalu nabi s.a.w. bersabda: ``Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam.``Jawabnya: ``Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya.  Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, nescaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan numannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api.  Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bahagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan.``Nabi s.a.w. bertanya: ``Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?`` Jawabnya: ``Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda.`` (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas). Tanya Rasulullah s.a.w.: ``Siapakah penduduk masing-masing pintu?`` Jawab Jibril: ``Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun sedang namanya Al-Hawiyah. Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar. Pintu keempat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha, Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah. Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa'eir.``  Kemudian Jibril diam segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya:``Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?``  Jawabnya: ``Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.`` Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibrail meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar nabi saw bersabda: ``Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?`` Jawabnya: ``Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.`` Kemudian nabi s.a.w. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian nabi s.a.w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.(dipetik dari kitab ``Peringatan Bagi Yg Lalai``)  Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat dengan panasnya terik matahari Ku. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: 1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat 2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah 3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung 4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah 5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik 6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak 7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum 8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular 9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat. 10.Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai 11.Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat.

Friday, 30 May 2014

SOLUSI CANNON PIXMA MP237



temen-temen Pernah ngalamain eror pada Printer Cannon Pixma MP237 gak, Nah berikut adalah beberapa kode lampu indikator Printer Canon Mp237 kerusakan dan cara mengatasinya :

  1. Error 1000 Lampu Blinking Sebanyak 2 Kali : Kertas tidak ada / terdeteksi, silahkan masukkan kertas pada rear tray (tempat kertas) kemudian tekan tombol Black / Colour pada printer.
  2. Error 1486, 1487 Lampu Blinking Sebanyak 7 Kali :Pemasangan Cartridge tidak benar, silahkan perbaiki letak dan penguncian Cartridge, jika masih berlanjut ganti dengan Cartridge yang baru.
  3. Error 1684 Lampu Blinking Sebanyak 14 Kali :Cartridge tidak kompatibel dengan printer atau letak Cartridge tidak tepat, pastikan posisi pemasangannya benar, jika masih berlanjut silahkan ganti dengan Cartridge yang baru.
  4. Error 1700 Lampu Blinking Sebanyak 8 Kali : Absorber tinta hampir penuh, silahkan lakukan head cleaning pada printer.
  5. Error 1687 Lampu Blinking Sebanyak 4 Kali : Letak Cartridge tidak tepat, silahkan perbaiki letak Cartridge dan pengunciannya pada printer.
  6. Error 1682 Lampu Blinking Sebanyak 15 Kali : Cartridge Rusak, silahkan ganti Cartridge dengan yang baru.
  7. Error 1300 Lampu Blinking Sebanyak 3 Kali : Kertas Paper Jammed, silahkan bersihkan kertas yang menyangkut pada printer.
  8. Error 1485, 1401, 1403 Lampu Blinking Sebanyak 5 Kali : Printer Tidak menemukan Cartridge, silahkan perbaiki letak Cartridge pada printer, pasang secara benar, jika masih berlanjut ganti Cartridge dengan yang baru.
  9. Error 1186 Lampu Blinking Sebanyak 13 Kali : Tidak dapat membaca tinta yang tersedia pada Cartridge, silahkan tekan tombol Stop/Reset untuk mengabaikan peringatan Error.
  10. Error 1188 Lampu Blinking Sebanyak 16 Kali : Cartridge tidak terdeteksi / atau tinta pada Cartridge habis, silahkan tekan tombol Stop/Reset selama 5 detik, matikan printer dan hidupkan kembali.
  11. Error 5100 Lampu Blinking Sebanyak 2 Kali : Ini disebabkan karena kertas menyakut pada printer, silahkan bersihkan kertas, matikan kemudian hidupkan kembali.
  12. Error B200 Lampu Blinking Sebanyak 10 Kali : Matikan Printer beserta Catu daya listriknya diamkan sejenak hingga beberapa menit kemudia hubungkan listrik dan hidupkan kembali.

Wednesday, 7 May 2014

Dampak Merokok Terhadap Penampilan Fisik




Merokok ternyata tidak hanya mampu merugikan kesehatan organ tubuh Anda. Namun juga dapat menyebabkan perubahan fisik yang merugikan. Hal ini disebabkan karena rokok mengandung nikotin dan beberapa bahan beracun lainnya yang akan memberikan dampak negatif untuk penampilan fisik Anda.

Berikut adalah perubahan fisik yang merugikan karena merokok seperti dilansir dari boldsky.com.

Kantong mata
Merokok mampu menimbulkan kantong mata yang tentu saja membuat Anda terlihat tidak segar. Hal ini disebabkan karena nikotin mampu merampas cairan yang Anda di mata sehingga membuat mata Anda terlihat sayu dan menimbulkan kantong mata.

Gigi berwarna kuning
Gigi kuning merupakan gangguan fisik yang paling terlihat karena merokok. Lagi-lagi, hal ini dikarenakan racun nikotin yang menutupi enamel gigi sehingga membuat gigi Anda berwarna kuning.

Cepat beruban
Merokok mampu membuat Anda terlihat lebih tua! Salah satunya adalah karena rokok akan memicu tumbuhnya uban lebih awal yang disebabkan karena nikotin akan merampas nutrisi rambut Anda.

Kulit kering
Saat merokok, kulit Anda dapat menjadi kering dan bersisik. Karena asap rokok berikut racun yang ada di dalamnya mampu merampas kelembaban alami yang ada di kulit sehingga menjadikan kulit Anda kering.

Pinggang berlemak
Tahukan Anda bahwa rokok mampu meningkatkan menumpuknya lemak di pinggang? Hal ini terjadi karena rokok mampu membuat Anda menjauhi pola makan sehat yang kemudian berdampak pada timbulnya kegemukan.

Keriput
Selain kulit kering, gangguan kulit lainnya karena merokok adalah keriput. Keriput ini terjadi karena rendahnya nutrisi kulit dan rokok mampu merampas pasukan oksigen yang ada di dalam pembuluh darah di kulit.

Itulah beberapa dampak negatif rokok bagi penampilan fisik Anda. Jadi, masih ingin mempertahankan kebiasaan merokok Anda?

Tuesday, 29 April 2014

GAMBAR TIPUAN MATA KEREN

LANGSUNG LIHAT SAJA GAN. . 


kepala dogy. . 

awan

orang makan orang




jugling sun





manusia mobil


pencuri waktu




yang mana yang bener


gambar ini semakin mendekat atau ???


tiga burung


perhatikan tanda + lingkaranya semakin membesar


ada berapa titik hitam ?? ayo tebak




Saturday, 26 April 2014

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA bagian 3

Idiologi Pancasila

Pancasila sebagai wahana pandangan hidup rakyat bangsa Indonesia masih relevan. Hal ini terbukti tidak ada satu kekuatan unsur politik pun dingara ini yang membicarakan untuk merubah atau menganti Pancasila sebagai dasar pilosofi bangsa Indonesia. Pada unmumnya yang dibicarakan adalah bahwa sudah tidak ada waktunya lagi untuk melaksanakan penataran-penataran sebagai mana yang telah terjadi pada masa lalu, yaitu dalam bentuk panataran pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila (P4).
Yang dinginkan rakyat adalah suatu negara yang demokratis dan berkedaulatan sepenuhnya ada ditangan rakyat, yang dijiwai oleh norma-norma yang ada dalam pancasila itu sendiri. Norma-norma tersebut hidup berkembang karena sesuai dengan nilai-nilai budaya rakyat, bangsa dan negara Republik Idonesia.
UUD 1945 sebagai alat untuk membentuk negara dan menyelenggarakan pemerintah masih diperlukan penyempurnaan, terutama berkaitan dengan kedudukan dan kkuasaan lembaga kepresidenan, MPR dan DPR. MPR sebagai lembaga tertinggi negara adalah  penjelmaan kedaulatan rakat Idonesia.

Untuk ringkasnya kesepuluh bidang tersebut dapat kita ringkaskan dalam: Tata Organisasi, Tata Jabatan, Tata Hukum dan Tata nilai. Dengan demikian uraian ringkas mengenai Pancasila sebagai idiologi dalam kehidupan ketata negaraan akan meliputi:

Teori bernegara bangsa Indonesia, yang meliputi:

Arti Negara atau sifat hakikat Negara menurut bangsa Indonesia;
Pembenaran adanya Negara repoblik Indonesia;
Terjadinya Negara Repoblik Indonesia.
Tujuan Negara Repoblik Indonesia;

Bidang ketatanegaraan meliputi:

Tata organisasi yang dirinci dalam:
bentuk Negara
bentuk pemerintahan
kekuasaan tertinggi di dalam Negara (kedaulatan)
unsur-unsur negara
otonomi

Tata jabatan yang dirinci dalam:
perwakilan
pengelolaan penduduk (organisasi)
alat perlengkapan Negara

Tata hukum yang dirinci dalam:
kontistusi
fungsi kenegaraan
hak dan kewajiban konstitusional
Negara hukum

Sesuai dengan Pembukaan (Preambule) Undang-Undang Dasar 1945 (konstitusi proklamasi) yang berbunyi : “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya” dapat diambil kesimpulan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri karena pertemuan di antara keinginan luhur rakyat Indonesia dan berkat rahmat Allah. Artinya, bertemu di antara takdir Allah dan ikhtiar manusia. 

Friday, 25 April 2014

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA bagian 2

Makna Negara.


       Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.

       Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang berbeda dengan bentuk organisasi lain terutama karena hak negara untuk mencabut nyawa seseorang. Untuk dapat menjadi suatu negara maka harus ada rakyat, yaitu sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.

    Keberadaan negara,seperti organisasi secara umum, adalah untuk memudahkan anggotanya (rakyat) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya. Keinginan bersama ini dirumuskan dalam suatu dokumen yang disebut sebagai Konstitusi, termasuk didalamnya nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh rakyat sebagai anggota negara. Sebagai dokumen yang mencantumkan cita-cita bersama, maksud didirikannya negara Konstitusi merupakan dokumen hukum tertinggi pada suatu negara. Karenanya dia juga mengatur bagaimana negara dikelola. Konstitusi di Indonesia disebut sebagai Undang-Undang Dasar.

       Dalam bentuk modern negara terkait erat dengan keinginan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan cara-cara yang demokratis. Bentuk paling kongkrit pertemuan negara dengan rakyat adalah pelayanan publik, yakni pelayanan yang diberikan negara pada rakyat. Terutama sesungguhnya adalah bagaimana negara memberi pelayanan kepada rakyat secara keseluruhan, fungsi pelayanan paling dasar adalah pemberian rasa aman. Negara menjalankan fungsi pelayanan keamanan bagi seluruh rakyat bila semua rakyat merasa bahwa tidak ada ancaman dalam kehidupannya. Dalam perkembangannya banyak negara memiliki kerajang layanan yang berbeda bagi warganya.
Berbagai keputusan harus dilakukan untuk mengikat seluruh warga negara, atau hukum, baik yang merupakan penjabaran atas hal-hal yang tidak jelas dalam Konstitusi maupun untuk menyesuaikan terhadap perkembangan jaman atau keinginan masyatakat, semua kebijakan ini tercantum dalam suatu Undang-Undang. Pengambilan keputusan dalam proses pembentukan Undang Undang haruslah dilakuakan secara demokratis, yakni menghormati hak tiap orang untuk terlibat dalam pembuatan keputusan yang akan mengikat mereka itu. Seperti juga dalam organisasi biasa, akan ada orang yang mengurusi kepentingan rakyat banyak. Dalam suatu negara modern, orang-orang yang mengurusi kehidupan rakyat banyak ini dipilih secara demokratis pula.


            Sebagai langkah awal pembahasan tentang Pancasila sebagai idiologi dalam kehidupan ketatanegaraan, maka ada kejelasan tentang duahal yaitu pengertian idiologi yang dipergunakan dalam makalah ini dan ruang lingkup kehidupan ketatanegaraan yang akan dianalisa.

Thursday, 24 April 2014

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

Pancasila Sebagai Idiologi Negara



Makna Idiologi

            Manusia adalah insan yang hidup berkelompok (zoon politikon) yang menampilkan insan sosial (homo politicus) sdekaligus sebagai aspek insan usaha (homo economicus), dalam arti bahwa nalar dan naluri hidup berkelompok adalah untuk mencapai kesejahteraan bersamanya.

            Sebagai insan yang berfikir, maka berdasarkan iman cipta, rasa dan karsanya seseorang akan memiliki pandangan hidup yang akan menjawab permasalahan yang berkaitan dengan hidupnya.

            Didalam kehidupan berkelompoknya, maka apabila tidak teriadi suatu pengabungan kelompok, maka masing-masing anggota kelompok yakin bahwa pandangan hidup kelompoknya merupakan suatu kebenaran sejauh yang dapat dipikirkan manusia, sehingga tumbuhlah falsafah hidup kelompok yang bersangkutan dari pandangan hidup kelompok tersebut.

            Didalam kehidupan kelompok tersebut meningkat menjadi bernegara, maka falsafah hidup tersebut disebut dalam rapat-rapat badan penyelidik Usaha Penyiapan Kemerdekaan Indonesia sebagai filosofische grandslag dari negara yang didirikan.

            Filsafah hidup suatu bangsa akan menjelmakan suatu tata nilai yang dicita-citakan bangsa yang bersangkutan, ia membentuk keyakinan hidup kelompok sesuai yang dicita-citakan bangsa yang bersangkutan.

            Kesatuan yang bulat dan utuh dan ide-ide dasar tersebut secara ketatanegaraan kita disebut idiologi

            Dengan demikian suatu idiologi merupakan suatu kelanjutan atau kosekuensi logis dari pandangan hidup bangsa, falsafah hidup bangsa dan akan berupa seperangkat tata nilai yang dicita-citakan akan direalisasi didalam kehidupan berkelompok.
            Idiologi akan memberikan stabilitas arah dalam hidup berkelompok dan sekaligus memberikan dinamika gerak yang menuju yang dicita-citakan.

            Demikianlah secara teorotis perkembangan tumbuh nya suatu idiologi suatu bangsa, dang bagi nangsa Indonesia, hal itu semenjak 18 Agustus 1945 adalah pancasila.

            Permasalahan yang kedua ialah masalah kehidupan ketatanegaraan. Apa bila kita ingin menganalisa Pancasila sebagai idiologi didalam kehidupan ketataneraan, maka hal ini berarti kita berhadapan dengan kehidupan ketatanegaraan yang konkret.

            Dengan demikian pasti kita tidak akan berhenti pada hal-hal yang universal belaka (Allgemenestaats-lehre), melainkan justru kita harus menelusuri teori yang konkrit yang sudah diwarnai oleh idiologi yang bersangkuatan, sekalipun baru dicita-citakan (Besonderestaatslehre).

            Apabila kita berkecendrungan sekedar mencari hal-hal yang universal (teoretis) maka pada ahirnya kita akan mendapatkan sebagai hasil analisa suatu keadaan bernegara yang tidak konkret (Staatslehre Ohne Staat).

Apabila Negara kita analisa dalam strukturnya maka analisa yang dapat kita lakukan antara lain yang terpenting ialah:


Unsure-unsur Negara, kekuasaan tertinggi di dalam Negara, bentuk Negara, bentuk pemerintahan, hubungan pemerintahan, pusat dan daerah (otonomi) atau sendi-sendi pemerintahan, perwakilan, alat pelengkapan Negara, kontistusi, fungsi kenegaraan dan kerjasama antarnegara.