PRINSIP – PRINSIP PEMBELAJARAN
Kegiatan
pembelajaran merupakan bagian yang paling penting dalam implementasi kurikulum.
Untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pembelajaran dapat diketahui melalui
kegiatan pembelajaran. Untuk itu dalam melaksanakan pembelajaran seyogyanya
seorang pengajar tahgu bagaimana membuat kegiatan pembelajaran itu berjalan dengan
baik dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Prinsip-prinsip pembelajaran merupakan bagian penting yang perlu diketahui
oleh seorang pengajar, dengan memahami prinsip-prinsip pembelajaran, seorang
pengajar dapat membuat suatu acuan dalam pembelajaran sehingga pembelajaran
akan berjalan lebih efektif serta dapat mencapai tujuan pembelajaran yang
diharapkan. Prinsip-prinsip pembelajaran yang perlu
diketahui adalah :
1.
Prinsip
perhatian dan Motivasi
Dalam proses pembelajaran, perhatian memiliki peranan yang sangat penting
sebagai langkah awal dalam memicu aktivitas-aktivitas belajar. Motivasi
berhubungan erat dengan minat, siswa yang memiliki minat lebih tinggi pada
suatu mata pelajaran cenderung lebih memiliki perhatian yang lebih terhadap
mata pelajaran tersebut akan menimbulkan motivasi yang lebih tinggi dalam
belajar.motivasi dalam belajar merupakan hal yang
sangat penting juga dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
2. Prinsip Keaktifan
Belajar pada
hakekatnya adalah proses aktif dimana seseorang melakukan kegiatan secara sadar
untuk mengubah suatu perilaku, terjadi kegiatan metrespon terhadap setiap
pembelajaran.
3. Prinsip Keterlibatan Langsung
/ Berpengalaman
Prinsip ini
berhubungan prinsip aktivitas, bahwa setiap individu harus terlibat secara
langsung untuk mengalaminya, bahwa setiap kegiatan pembelajaran harus
melibatkan diri ( setiap individu ) terjun mengalaminya.
4. Prinsip Pengulangan
Teori yang
dapat dijadikan sebagai petunjuk pentingnya prinsip pengulangan dalam belajar,
antara lain bisa dicermati dari dalil-dalil belajar yang dikemukan oleh Edward
L. Thorndike ( 1974 – 1949 ) tentang law of lerning, yaitu “ law of effect, law
of exercise and law of readiess “
5. Prinsip Tantangan
Implikasi
lain adanya bahan belajar yang dikemas dalam suatu kondisi yang menantang
seperti mengandung masalah yang perlu dipecahkan, siswa aka tertantang untuk
mempelajariny. Dengan kata lain pembelajaran yang memberi kesempatan pada siswa
untuk turut menemukan konsep-konsep, prinsip-prinsip dan generalisasi akan
menyebabkan siswa berusaha mencari dean menemukan konsep-konsep,
prinsip-prinsip dab generalisasi tersebut.
6. Prinsip Balikan dan Penguatan
Siswa akan
belajar lebih semangat apabila mengetahui dan mendapat hasil yang baik. Apalagi
hasil yang baik, merupakan balikan yang menyenangkan dan berpengaruh baik bagi
usaha belajar selanjutnya. Balikan yang segera diperoleh siswa setelah belajar
melalui pengamatan melalui metode-metode pembelaran yang menantang, seperti
Tanya jawab, diskusi, eksperimen, metode penemuan dan yang sejenisnya akan
membuat siswa terdorong untuk belajar lebih giat dan bersemangat.
7. Prinsip perbedaan Individual
Perbedaan individual dalam belajar, yaitu bahwa proses belajar yang terjadi
pada setiap individu berbeda satu dengan yang lain baik secara fisik maupun
psikism, untuk itu dalam proses pembelajaran mengandung implikasi bahwa setiap
siswa harus dibantu untuk memahami kekuatan dan kelemahan dirinya dan
selanjutnya mendapat perlakuan dan pelayanan sesuai dengan kemampuan dan
kebutuhan siswa itu sendiri.
Bagus ni Artikel nya salam kenal dengan ane,,,kunjung balik kang ke blogg ane di : http://pesantrenonlinenakangsumardi.blogspot.com/
ReplyDelete