Jeruk

Thursday, 27 February 2014

RIAU SEBAGAI PUSAT PARIWISATA DAN BUDAYA MELAYU



RIAU SEBAGAI PUSAT PARIWISATA DAN BUDAYA MELAYU


1.           Riau dan Budaya Melayu
Budaya melayu merupakan ciri khas dari daerah melayu yang dihasilkan dalam kehidupan orang-orang melayu. Budaya yang ada sejak dahulu kala sejak awal keberadaan orang melayu. Salah satu daerah yang ditempati orang-orang melayu adalah propinsi riau. Namun memasuki abad 21 ini daerah riau secara geografis terbadalam dua bagian yaitu :
a.            Riau daratan yang terbatas dengan sebelah utara berbatasan dengan propinsi sumatra utara, sebelah selatan berbatasan dengan propinsi jambi dan sebelah timur berbatasan dengan sumatera barat yaitu riau daratan yang ibu kotanya adalah pekan baru.
b.            Riau kepulauan yang ibu kotanya tanjung pinang, berbatasan dengan Malaysia ( Kerajaan Johor dulunya) yang telah mempengaruhi masyarakat riau kepulauan
Walaupun sudah terpecah menjadi dua propinsi namun pada hakikatnya tetaplah sebagai propinsi Riau yang kaya akan budaya melayu serta peninggalan-peninggalan sejarah melayu.
Sebagai propinsi yang mayoritas penduduknya adalah orang melayu, riau menjadi pusat pariwisata yang unik bagi orang-orang  yang ingin mengenal budaya dan kehidupan orang-orang melayu. Banyak sekali pusat pariwisata diriau ini baik itu peninggalan sejarah, perpustakaan melayu, maupun kondisi alam, serta adat istiadat orang melayu yang unik dan mengagumkan.

2.            Visi Riau 2020
Riau memiliki visi tahun 2020 untuk menjadi pusat kebudayaan melayu di mana bunyi dari visi tersebut adalah: “ Terwujudnya Provinsi Riau  Sebagai Pussat Perekonomian dan Kebudayaan melayu Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Akagis, Sejarah, Lahir Dan Batin Di Asia Tenggara Tahun 2020”
Sebagai daerah  Melayu yang juga mayoritas erat dengan agama Islam maka visi riau tahun 2020 ini tidak bertentangan ajaran Islam karena di dalam visi tersebut mengatakan untuk mewujudkan propinsi riau sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis, sejahatera dan lahir di Asia tetangga tahun 2020.
Dengan mengembangkan pariwisata budaya melayu yang ada didaerah riau ini diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat sekitar daerah  riau yang menjadi pusat pariwisata dimana akan dikembangkan dari sektor wisata sejarah, budaya, serta dukungan keadaan alam dari segi perekonomian bisa dengan memberdayakan masyarakat untuk mengambil peluang dengan membuka usaha yang berhubungan dengan wisata seperti membuka usaha kerajinan tangan sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut, menjadi pemandu wisata, membuka rumah makan, tempat reaksi atau apapun itu yang tujuannya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melayu disekitar daerah tersebut dari sektor wisata.
3.            Riau Sebagai Pusat Pariwisata Budaya melayu
Letak propinsi riau yang berdekatan dengan malaysia dan singapura yang terkanala sebagai kawasan serumpun ini membuat riau dapat dijadikan sebagai gerbang emas untuk pariwisata budaya melayu.  Kekayaan akan peradaban melayu yang sebagian ada tersebar di riau meningkatkan kita akan kejayaan melayu dimasa lampau. Riau yang pernah menjadi pusat kemaharajaan melayu dan kebudayaan yang terkenal terus berpacu menuju era globalisasi di abad ke 21 ini.
Bangkitnya negara-negara melayu khususnya di daerah ASEAN dibidang perokonomian dan pembangunan membawa dampak pada perkembangan bidang-bidang kebudayaannya. Kesenian adalah salah satu kebudayaan yang berkembang pesat salah satu  diantaranya adalah pencak sialat sebagai seni dan bela diri serta olah raga orang melayu kini telah berkembang menjadi milik dunia bahkan telah menjadi salah satu event di SEA games dan event Internasional lainnya. Dari sis dapat digambarkan bagaimana budaya melayu memproses keseniannya dari sarana bela diri menjadi sarana rekreasi yaitu olahraga dan kemudian dapat diperlombakan menjadi bentuk kesenian yaitu langkah dan gerak serta triannya dditambah dengan irama musik.
Sementara itu seni musik dari seni suara yang berasal dari langgam melayu kemudian berkembang menjadi suatu irama yang dikenal sebagai irama dangdut. Makanan dan minumannya pun mendapat bentuk penyajian baru oleh para koki ahli sehingga menjadi lebih makanan dan minuman yang disajikan di hotel berbbiintang dan restoran. Dalam seni tari dan musik melayu yang pada dasarnya mempunyai ciri yang bervariasi tanpa meninggalkan ciri danseni taari melayu. Sedangkan dari pakaian baju teluk belanga dan baju kurang melayu menjadi pakaian utama di kawasan melayu. 
Perkembangan kepariwisataan di kawasan melayu berukaitan dengan pariwisata budaya. Namun demikian, bukan berarti wisata lainnya seperti wisata alam, wisata sejarah, dan wisata agam di abaikan justru wisata tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam satu rangkaian kegiatan wisata budaya. Adapun wisata-wisata yang dapat dikunjugi didaerah riau antara lain yaitu:
1.       Wiasata Alam
Meskipun di riau tidak terdapat pegununagan seperti halnya propinsi-propinsi lainya tidak tidak membuat riau miskin akan wisata alam ada beberapa wisata alam yang dapat memanjakan para wisatawan diman letaknya ada di beberapa kabupaten di riau contohnya yaitu:
a.         Air terjun guruh gemuruh
Air terjun ini terletak dikabupaten kuantan singingi, tepatnya di kecamatan kuantan mudik (labuk jambi) tepatnya di desa kasang sekitar 25 kilometer dari teluk kuantan. Guruh gemuruh mempunyai arti yang menurut penduduk setempat adalah air terjun yang memiliki suara gemuruh dengan percikan airnya.
b.         Taman pemancingan alam mayang
Objek wisata ini terletak di kecamatan  tenayan raya kota pekanbaru. Para pengunjunga di sini dapat memancing dan menikmati suasana sejuk karena disini banyak terdapat pepohonan yang rindang.
c.          Taman nasional bikit tiga puluh
Objek wisata ini terletak di pematang rebah kabupaten indragiri hulu. Uniknya dipedalaman ini kita dapat menjumpai suku talng mamk yang hidup dipedalaman.
d.         Wisata pantai di propinsi
Kita dapat menikmati susana pantai dipropinsi riau ini adapun beberapa pantai yang terdapat propinsi riau ini adalah pantai rupat, pantai pasir panjang, dan pantai selat baru.
e.         Objek wisata kepulauan riau
Adapun objek wisata yang terdapat di kepulauan riau yaitu pantai bintang, gunung daik bercabang tiga, wisata pantai sebong, pantai triikora, pantai lagoi, pulau penyengat, air terjun cik latif, pantai ranai, dermaga daik lengga.
2.       Wisata Sejarah
Adapun beberapa contoh objek wisata sejarah yang ada di riau antara lain:
a.       Mesjid raya dan makam marhum bukit serta makam marhum pekan
Mesjid raya pekanbaru terletak dikecamatan senapelan memiliki arsitektur tradisional yang amat menarik dan merupakan mesjid tertua dikota pekanbaru. Mesjid ini dibangun pada abad 18 dan sebagai bukti kerajaan siak pernah berdiri dikota ini pada masa pemerintahan sultan abdul jalil muazzam syah dan sultan muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syeh sebagai sultan keempat dan kelima dari kerajaan siak sri indrapura.
b.         Mensjid raya pekanbaru di senapelan, mesjid ini di bangun oleh sultan siak ke 13, yakin sultan syarif qasim tahun 1925.
c.          Candi muara takus
            Terletak didesa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto kampar. Di dalam kompleks ini terdapat pula bangunan Candi Tua, Candi Bungsu, Mahligai Stupa, Serta Palangaka. Bahan bangunan candi terdiri dari batu pasir, batu sungai, dan batu bara, kompleks candi Muara takus, satu-satunya peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Candi yang bersifat Budhistis ini merupakan  bukti pernahnya agama Budha berkembang di kawasan ini berupa beberapa abad yang silam.
d.         Istana  siak
            kerajaan siak adalah sebuah kerajaan melayu islam yang terbesar di Riau. Kini sebagai bukti sejarah atas kebesaran kerajaan melayu Islam tersebut, dapat kita lihat peninggalan kerajaan berupa kompleks Istana kerajaan Siak yang dibangun oleh Sultan Assyaidis Syarif hasyim Abdul jalil Syaifuddin pada tahun 1889 dengan nama Assirayatul Hasyimah, lengkap dengan peralatan kerajaan.
            Sekarang Istana Kerajaan Siak Sri Indrapura dijadikan tempat penyimpanan benda-benda koleksi kerajaan antara lain: kursi singgasana kerajaan  yang berbalut emas, duplikat mahkota kerajaan, berangkas kerajaan, payung kerajaan, tombak kerajaan, komet sebagai barang langka dan menurut cerita hanya ada dua di dunia, serta barang-barang lain-lainnya.
e.         Mesjid raya sultan riau atau mesjid penyengat
Mesjid ini merupakan salah satu objek wisata sejarah yang sangat temasyur yang terletak di penyengat kepulauan riau. Bangunan mesjid ini berwarna kuning yang terlihat sangat indah dan konon ceritanya terbuat dari putih telur. Untuk membuat menjadi mesjid ini sultan menyeru kepada para penduduk untuk mengerjakannya dengan niat beramal di jalan Allah.
             
f.          Kelenteng hoo ann kiong (vihara sejahtera sakti/ tua pek kong blo)
            kelenteng Hoo Ann Kiong (lebih dikenal dengan Vihara sejahtera Sakti/ Tua Pek Kong Blo) adalah kelenteng tertua yang ada di selat panjang, dan juga merupakan Kelenteng Tertua di propinsi Riau. Kelenteng ini didirikan pada masa kolonial Belanda dan sampai hari ini belum diketahui dengan pasti kapan berdirinya. Sejararawan memprediksi kelenteng ini berumur lebih dari 150 tahun, setelah melihat relif arsitektur bangunannya. Kelenteng ini sangat dikenal luas oleh masyarakat selat panjang maupun masyarakat luar negri terutama bagi wisatawan dan sebagai tempat ibadah umat Budha.
            Benteng tujuh lapis terletak di daerah dalu-dalu, kecamatan Tambusai, kabupaten rokan hulu. Benteng tanah ini dibuat oleh massyrakat Dalu-dalu pada masa perang pederi atas petuah tuanku tambusai. Bekas benteng tersebut ditinggalkan tuanku tambusai pada tanggal 28 desember 1839. Disekitar daerah Dalu-dalu ini juga terdapat beberapa benteng yang disebut Kubu.
3.            3.     Wisata Budaya

Ada beberapa wisata budaya yang terdapat di Riau diantaranya:
a.       Upacara Bakar Tongkang
Wisaya budaya Riau bersama Upacara bakar Tongkang. Wisata ini menjadi unggulan provinsi Riau yang berasal dari Kabupaten Rokan Hilir. Upacara bakar Tongkang merupakan salah satu kekayaan budaya dari Provinsi Riau dan telah menjadi wisata Nasional bahkan Internasional. Wisata budaya Ritual Bakar Tongkang merupakan sebuah kisah pelayanan dari masyarakat keturunan Tionghoa yang melarikan diri dari si penguasa Siam di daratan Indo China pada abad ke-19.

b.      Pacu Jalur di Teluk Kuantan
Pacu jalur adalh salah satu even wisata kebanggaan provinsi riau, khususnya kabupaten kuantan singigi. Ada yang mengatakan pacu jalur ini sama dengan even wisata dayung perahu naga. Itu salah besar. Kalau mirip mungkin iya. Karena pacu jalur mempunyai keunikan tersendiri. Dimulai dari mencari pohon besar untuk perahu, pembuatannya sampai kegelanggang pacu. Inilah daya tarik even wisata tradisional yang mandunia.

c.       Perayaan Imlek di Kepulauan Meranti
Hampir setiap tahun perayaan imlek dikota ini dirayakan sangat meriah bahkan juga termasuk perayaan imlek yang paling meriah dikawasan provinsi riau. Apalagi pemerintah daerah kabupaten kepulauan meranti juga sudah menjadikan ivent perayaan imlek sebagai salah satu asset wisata tahunan yang masuk kedalam kalender wisata riau. Puluhan ribu orang baik dari dalam maupun luar selat panjang, bahkan wisataan dari luar negri seperti malaysia, hongkong, cina, taiwan, australia akan membanjiri kota selat panjang untuk turut serta memeriahkan perayaan imlek.

Demikianlah beberapa objek wisata yang ada diriau dan kepulauan riau yang dapat menjadikan riau sebagai pusat budaya melayu. Riau yang menjadi pusat kemaharajaan melayu dan kebudayaannya yang terus berkembang kini memasuki abad 21 dimana era globalisasi tengah terjadi oleh karena itu sebagai orang melayu, hendaknya dapat menjadikan riau sebagai pusat pariwisata budaya melayu dan daerah tujuan wisata modern.
KESIMPULAN

Riau merupakan salah satu daerah yang memiliki budaya melayu yang ada di indonesia, letaknya yang strategis diantara negara-negara serumpun yaitu malaysia dan singapura membuat riau kaya akan peradaban  melayu. Sejarah mencatat bahwasanya  dahulu nenek moyang kita orang melayu mencapai kejayaannya dan pusat kerajaan melayu seperti Kerajaan Siak Sri Indrapura,Kerajaan Riau Lingga, Kerajaan Indragii Dan Kerajaan Palalawan.
Kekayaan peradaban melayu yang didukung oleh keadaan alam yang mendukung membuat riau bisa dijadikan pusat pariwisata budaya melayu sebagaimana visi riau 2020 menjadikan riau pusat budaya melayu asia tenggara. Wisata alam,wisata sejarah,wisata agama, dan baragam wisata lainnya dapat dinikmati didaerah Riau ini.
Kita sebagai orang melayu yang ada di daerah riau ini hendaknya dapat bertekat memajukan pariwisata budaya melayu kita agar dikenal oleh orang banyak. Dengan banyaknya orang yang mengetahui tentang pariwisata riau dapat mengundang kedatangan para wisatawan untuk berlibur ke Riau dan tentunya itu dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar tempat pariwisata.
DAFTAR RUJUKAN

Hj. Evi melroza herman, Songket dan Budaya Melayu Riau ( Pekan Baru : UNRI Perss 2005 ).
Zuarman,dkk. Kerajaan Indragiri ( pekanbaru : UNRI perss,2002 ).
http://id. Wikipedia.org/wakil/Riau
http://www.wisatamelayu.com/id/tour/62-festival-pacu-jalur-di-kuantan-singigi/navgeo.

No comments:

Post a Comment